Skip links

Pemimpin Kami

Edwin Soeryadjaya
Presiden Komisaris
Garibaldi Thohir
Komisaris
Tang Honghui
Komisaris
Budi Bowoleksono
Komisaris Independen
Muhammad Munir
Komisaris Independen
Yoke Candra Katon
Komisaris
Albert Saputro
Presiden Direktur
Simon James Milroy
Wakil Presiden Direktur
Andrew Phillip Starkey
Direktur
David Thomas Fowler
Direktur
Hardi Wijaya Liong
Direktur
Gavin Arnold Caudle
Direktur
Titien Supeno
Direktur
Chrisanthus Supriyo
Direktur
Zachary Casley
Executive GM – Geoscience
Doug Jones
Chief Operating Officer
Boyke Poerbaya Abidin
Chief External Affairs
Eric Rahardja
Chief of Commercial and Business Support
Peter Kevin Scanlon
Executive GM – Engineering & Construction
Karya fotografi Sainuddin Arga (BSI) yang menjadi Favorite Winner dalam kompetisi foto Hari Bumi.

Kompetisi Karyawan Merdeka

Dari area helipad Kamp Baganite, Simon J. Milroy, Wakil Presiden Direktur dan CEO Merdeka, melihat semua sarana prasarana kamp yang akan menjadi basis kerja sementara tim eksplorasi. [FOTO: PETS]

Proyek Emas Pani Mulai Berseri

Edwin Soeryadjaya

Warga Negara Indonesia, 69, ditunjuk sebagai Presiden Komisaris Perusahaan pada Juni 2016, setelah menjabat sebagai Wakil Presiden Komisaris Perusahaan sejak tahun 2014. Beliau merupakan salah satu pebisnis nasional terkemuka dengan rekam jejak yang nyata di bidang otomotif, pertambangan batubara, perkebunan, perbankan, dan industri ritel setelah berkarya selama 15 tahun di Astra International, salah satu perusahaan konglomerasi yang memiliki diversifikasi terbesar di Indonesia yang didirikan ayahnya, dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Direktur Utama.

Pada tahun 1993, Beliau mendirikan Perseroan yang berfokus pada sumber daya alam, infrastruktur, dan produk konsumen. Pada 1995, dalam skema KSO yang dirancang oleh Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Bank Dunia, beliau sukses membawa tim Ariawest untuk mendapatkan kontrak KSO 15 tahun senilai AS$900.000.000.

Beliau saat ini menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, Presiden Komisaris PT Adaro Energy Tbk (tambang batubara dan energi), dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (menara telekomunikasi). Beliau juga menjabat sebagai Chairman (Non-Executive) di Interra Resources Limited (minyak & gas). Sebagai pendukung di bidang pendidikan sejak dulu, beliau masih aktif dalam komunitas tersebut sebagai salah satu pendiri dari Yayasan William Soeryadjaya dan Dewan Pengawas Yayasan Ora Et Labora.

Beliau dianugerahi Ernst & Young Entrepreneur of the Year pada tahun 2010.

Beliau meraih gelar Bachelor bidang Administrasi Niaga dari University of Southern California, USA, pada tahun 1974.

Garibaldi Thohir

Warga Negara Indonesia, 53, ditunjuk sebagai Komisaris Perseroan pada Desember 2014, setelah menjabat sebagai Presiden Direktur Perseroan sejak tahun 2012. Beliau adalah pebisnis dan eksekutif terkemuka di kalangan dunia usaha Indonesia, paling dikenal sebagai Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk, perseroan pertambangan batubara terbesar di Indonesia.

Pada tahun 2011, Beliau dinobatkan sebagai Businessman of the Year oleh Majalah Forbes Indonesia.

Beliau meraih gelar Bachelor of Science dari University of Southern California, USA, pada tahun 1988, dan gelar Master di bidang Administrasi Niaga dari Northrop University, Los Angeles, USA, pada tahun 1989.

Tang Honghui

Warga Negara Republik Rakyat Tiongkok, 40 tahun. Beliau menjabat sebagai wakil presiden di Guangdong Brunp Recycling Technology Co., Ltd. Bapak Tang Honghui pernah menjabat sebagai insinyur penelitian dan pengembangan di Shenzhen BAK Power Battery, Direktur Penelitian dan Pengembangan dan deputi general manager di Hunan Brunp Recycling Technology. Beliau memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang sebagai berikut: pengembangan teknologi dan aplikasi di bidang sumber daya yang dapat didaur ulang; pengembangan dan industrialisasi energi baterai NMC & bahan prekursor NCA, pengembangan komprehensif dari bijih nikel laterit, pendaurulangan air limbah dari produksi industri, penanggulangan bebas bahaya, dan pemanfaatan komprehensif limbah padat dari produksi industri.

Beliau meraih gelar Doktor di bidang Metalurgi Non-ferro dari Central South University.

Budi Bowoleksono

Warga negara Indonesia, 61, ditunjuk sebagai Komisaris Independen Perseroan pada tanggal 13 Januari 2020 berdasarkan Akta No. 45 tanggal 13 Januari 2020, dibuat di hadapan Notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn, notaris di Jakarta.

Beliau pensiun dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu) pada tanggal 30 Mei 2019 dan saat ini fokus pada tugasnya sebagai Komisaris Independen Perseroan. Sebelumnya, beliau adalah seorang diplomat karier dengan masa kerja lebih dari 33 tahun di Kemlu Republik Indonesia, beliau memegang beberapa jabatan diantaranya sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri. Penempatan beliau di luar negeri termasuk penugasan pada Perwakilan Tetap RI pada kantor Persatuan Bangsa-Bangsa di New York, Jenewa dan Wina. Beliau juga pernah menjabat sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia di Amerika Serikat (2014-2019) serta diangkat sebagai Sekretariat Jenderal Kementerian Luar Negeri (2010-2014) dan di Kenya yang juga mencakup Kepulauan Seychelle, Mauritius, Uganda, UNEP dan UN Habitat (2008-2010).

Beliau memperoleh gelar Sarjana dari Universitas Krisnadwipayana, Indonesia pada tahun 1984. Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi dan/atau pemegang saham utama.

Muhammad Munir

Warga negara Indonesia, 62, ditunjuk sebagai Komisaris Independen Perseroan pada bulan Juli 2020 berdasarkan Akta No. 143 tanggal 29 Juli 2020, dibuat di hadapan Notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn, notaris di Jakarta.

Bapak Munir menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Wantannas (2015-2016), Wakil Kepala Staf TNI AD (2013-2015). Saat itu, beliau diangkat sebagai orang nomor dua di TNI AD menggantikan Letjen. Moeldoko yang menjadi Kepala Staf TNI AD. Beliau juga menjabat Panglima Kostrad (2012-2013), Panglima Kodam III Siliwangi (2011-2012), Panglima Divif 2/Kostrad (2010-2011) dan Kasdam Jaya (2009-2010). Beliau adalah seorang pensiunan tokoh militer Indonesia yaitu Komandan Angkatan Darat pada tahun 1996. Alumni Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia tahun lulus di 2001, lalu Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia tahun lulus di 2012. Beliau juga memperoleh gelar Master dan Doktornya di bidang Bisnis Manajemen di Universitas Bina Nusantara pada tahun 2017 dan 2020. Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi dan/atau pemegang saham utama.

Yoke Candra Katon

Warga Negara Indonesia, 46 tahun. Beliau memiliki latar belakang yang kuat pada bidang manajerial dan komersial dengan pengalaman kerja lebih dari 20 tahun di berbagai perusahaan lokal, asing, maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sejak tahun 2021 hingga saat ini, beliau menjabat sebagai Komisaris di PT Semen Gresik. Sebelumnya pada tahun 2016 sampai dengan tahun 2021, beliau dipercaya mengemban jabatan Komisaris di PT Petrokimia Gresik. Pada periode 2014 sampai dengan tahun 2016, beliau menjabat sebagai anggota Dewan Pengawas di Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta I. Sejak tahun 2007 sampai 2011, beliau menjabat sebagai Direktur Pemasaran dan Pengembangan Usaha di PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), setelah sebelumnya berkarir di perusahaan asing PT Filtrona Indonesia dan di PT Alfa Laval Indonesia.

Di bidang pemerintahan, beliau pernah bertugas sebagai Konsultan dan Tenaga Ahli pada Biro Perekonomian untuk Pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada tahun 2012 sampai dengan tahun 2015, Konsultan dan Tenaga Ahli Kerjasama dan Investasi di Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura pada tahun 2012 sampai dengan tahun 2016. Selain itu, hingga saat ini beliau juga aktif di organisasi antara lain sebagai Wakil Ketua Umum KADIN Jawa Timur dan Wakil Ketua Komunitas Inovasi dan Kewirausahaan Badan Kejuruan Kimia Persatuan Insinyur Indonesia (BKK PII).

Beliau meraih gelar Sarjana Teknik dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember pada tahun 1999, kemudian Magister Manajemen di bidang Manajemen Pemasaran dari Universitas Airlangga pada tahun 2008. Beliau pernah juga mengikuti Certified Professional Marketer (Asia Pacific) oleh Asia Pacific Marketing Federation dan Universitas Airlangga.

Albert Saputro

Warga Negara Indonesia, 35. Beliau saat ini menjabat sebagai Vice President Portfolio di PT Saratoga Investama Sedaya Tbk sejak tahun 2016 hingga kini. Beliau juga pernah menjabat sebagai Senior Analyst di Deutsche Verdhana Indonesia pada tahun 2011-2016 dan Senior Analyst di Macquarie Securities Group pada tahun 2007-2011. Beliau mengawali karier sebagai Treasury & Financial Analyst di Jardine Matheson pada tahun 2005-2007. Beliau meraih gelar Bachelor of Commerce bidang Accounting and Finance dari University of Sydney pada tahun 2005.

Simon James Milroy

Warga Negara Australia, 53, diangkat sebagai Wakil Presiden Direktur Perseroan pada 29 Juli 2020 berdasarkan Akta No. 143 tanggal 29 Juli 2020, dibuat di hadapan Notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta.

Beliau adalah seorang insinyur pertambangan dengan keahlian dan pengalaman yang luas di bidang eksplorasi, pengembangan, operasi, merger dan akuisisi serta hubungan dengan pemerintah di industri pertambangan selama lebih dari 30 tahun.

Kualifikasinya termasuk Sarjana Teknik Pertambangan dari University of South Australia (1988), memiliki First Class Mine Managers Certificate of Competency, Anggota Institut Pertambangan dan Metalurgi Australia dan Lulusan Institut Direktur Perusahaan Australia. Saat ini Bapak Milroy menjabat Wakil Presiden Direktur PT Bumi Suksesindo, Presiden Komisaris PT Merdeka Mining Servis dan PT Pani Bersama Jaya serta Komisaris PT Batutua Tembaga Raya. Beliau pernah menjabat sebagai General Manager Pengembangan dan Eksplorasi Perusahaan PanAust, Australia (2016-2019); Managing Director dan CEO di KGL Resources, Australia (2007-2016); General Manager Pengembangan Proyek dan Country Manager PanAust, Australia (2004-2007); sebagai Manajer Pertambangan Kingsgate, Thailand (2001-2004) dan Padeeng Zinc, Thailand (1999-2001); dan memulai kariernya sebagai Senior Insinyur Pertambangan di Aberfoyle Resources, Australia (1996-1998).

Hardi Wijaya Liong

Warga Negara Indonesia, 48, ditunjuk sebagai Direktur Perseroan pada Desember 2014. Beliau mengawali karir sebagai Auditor bersama Kantor Akuntan Publik Arthur Andersen di Jakarta, sebelum pindah ke Citigroup Indonesia, menjabat sebagai Vice President Citigroup Investment Banking Indonesia dan Direktur PT Citigroup Securities. Beliau kemudian menjadi Komisaris PT Provident Capital Indonesia dan Komisaris PT Provident Agro Tbk. Saat ini beliau juga menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur PT Tower Bersama Infrastructure Tbk dan Presiden Direktur PT Provident Capital Indonesia.

Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi bidang Akuntansi dari Universitas Trisakti, Jakarta, pada tahun 1993.

Gavin Arnold Caudle

Warga Negara Australia, 50, ditunjuk sebagai Direktur Perseroan pada Juni 2016. Dengan pengalaman profesional lebih dari 20 tahun, beliau mengawali karirnya bersama Kantor Akuntan Publik Arthur Andersen Australia, hingga menjadi Partner di Arthur Andersen Indonesia. Beliau kemudian beralih ke Citigroup Indonesia, menjabat sebagai Head of Investment Banking dan Head of Mergers and Acquisition, sebelum bergabung dengan Saratoga Capital sebagai Direktur Pelaksana. Saat ini beliau adalah Direktur Provident Capital Partners dan Direktur Noneksekutif Sihayo Gold Ltd.

Beliau meraih gelar Bachelor of Commerce dari University of Western Australia pada tahun 1988 dan terdaftar sebagai akuntan public (Chartered Accountant) di Australia.

David Thomas Fowler

Warga Negara Australia, 52, ditunjuk sebagai Direktur Perseroan pada Desember 2014. Beliau memiliki pengalaman profesional lebih dari 25 tahun di industri sumberdaya mineral dengan keahlian di bidang keuangan, operasional, dan pengembangan. Mengawali karir bersama Kantor Akuntan Publik Arthur Andersen di Perth, Australia, beliau kemudian meniti karir di bisnis pertambangan, menjabat dalam berbagai kapasitas manajerial bersama Eltin Limited dan Western Metals Limited, keduanya di Australia, selanjutnya bersama Orusur Mining Incorporated di Kanada, sebelum bergabung bersama Sumatra Copper & Gold Plc sebagai Chief Financial Officer pada tahun 2013. Ia ditunjuk sebagai Chief Executive Officer di Sumatra Copper & Gold Plc pada Maret 2015.

Beliau meraih gelar Bachelor of Business dari Curtin University, Australia, pada tahun 1986, dan Post Graduate Diploma di bidang Keuangan dari Securities Institute of Australia pada tahun 2003. Beliau sebelumnya adalah akuntan publik yang terdaftar (chartered accountant) di Australia.

Hardi Wijaya Liong

Warga Negara Indonesia, 48, ditunjuk sebagai Direktur Perseroan pada Desember 2014. Beliau mengawali karir sebagai Auditor bersama Kantor Akuntan Publik Arthur Andersen di Jakarta, sebelum pindah ke Citigroup Indonesia, menjabat sebagai Vice President Citigroup Investment Banking Indonesia dan Direktur PT Citigroup Securities. Beliau kemudian menjadi Komisaris PT Provident Capital Indonesia dan Komisaris PT Provident Agro Tbk. Saat ini beliau juga menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur PT Tower Bersama Infrastructure Tbk dan Presiden Direktur PT Provident Capital Indonesia.

Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi bidang Akuntansi dari Universitas Trisakti, Jakarta, pada tahun 1993.

Chrisanthus Supriyo

Warga Negara Indonesia, 64, ditunjuk sebagai Direktur Independen Perseroan pada Desember 2014. Beliau memiliki pengalaman profesional lebih dari 39 tahun di bidang akuntansi dan berbagai bidang lainnya termasuk di industri pertambangan. Mengawali karir sebagai akuntan bersama Atlantic Richfield Indonesia Inc, beliau meniti karir dalam berbagai kapasitas keuangan dan akuntansi di PT Dual Perkasa Offshore, JOB Pertamina–Bow Valley Industries (OK) Ltd, PT Patra Drilling Contractor, PT Sejahtera Leisure Holiday, dan PT Wahana Makmur Sejati.

Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Diponegoro, Semarang, pada tahun 1983.

Andrew Phillip Starkey

Kewarganegaraan ganda Inggris dan Australia. Beliau memiliki latar belakang yang luas di bidang infrastruktur dan sumber daya alam sektor keuangan, investasi dan pengembangan bisnis, dengan fokus di kawasan Asia-Pasifik.

Saat ini beliau menjabat sebagai Direktur Eksekutif di Provident Capital Partners. Dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2021, beliau pernah menjabat sebagai Managing Director di Pierfront Capital di Singapore. Selama tahun 2012 sampai dengan tahun 2016, beliau pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif di Presidio Capital di Singapore. Sebelumnya, beliau memiliki karir perbankan investasi selama 12 tahun dari tahun 2001 hingga tahun 2012, menduduki posisi senior secara progresif di Macquarie Group di Melbourne, Singapore dan Jakarta, kemudian di Goldman Sachs di Sydney.

Beliau lulus dari University of Melbourne pada tahun 1999 dengan gelar Bachelor of Commerce dan Bachelor of Arts. Beliau meraih gelar Magister di bidang Keuangan (Dean’s List) dari INSEAD pada tahun 2011. Beliau juga merupakan Chartered Accountant dan pemegang piagam CFA.

Titien Supeno

Warga Negara Indonesia. Beliau memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang pengelolaan sumber daya manusia.

Sejak tahun 2013, beliau menjabat sebagai Direktur PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk, Komisaris PT Mitra Pinasthika Mulia dan Komisaris PT Mitra Pinasthika Mustika Auto. Saat ini beliau juga menjabat sebagai Direktur di PT Sulawesi Cahaya Mineral sejak tahun 2022. Dalam kurun waktu tahun 2008 sampai dengan tahun 2013, beliau pernah menjabat sebagai Head of Human Capital di PT Anugerah Pharmindo Lestari (Zuelig Pharma Company). Sebelumnya, beliau menduduki berbagai posisi manajerial di PT HM Sampoerna Tbk (Philip Morris International) pada tahun 2001-2008.

Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi bidang Manajemen dari Universitas Triksakti, Jakarta pada tahun 1994, kemudian Magister Manajemen dari Universitas Trisakti, Jakarta pada tahun 1996. Beliau juga pernah mengikuti Executive Programs di INSEAD, Singapura dan di Colorado State University, Amerika Serikat.

Zachary Casley

Beliau seorang eksekutif pertambangan dan geolog berpengalaman, dengan pengalaman lebih dari 25 tahun yang diperoleh dari berbagai peran di bidang pengoperasian tambang, konsultan pertambangan, pembiayaan pertambangan dan manajemen korporasi. Beliau memiliki pengalaman operasional yang luas dalam memimpin, mengembangkan serta melatih tim teknis pertambangan untuk tambang terbuka maupun tambang bawah tanah di manca negara. Pengalaman di bidang komoditas mencakup emas, tembaga, uranium, bahan metal dasar poli-metalik dan deposit IOGC, selain juga batu bara metalurgi maupun termal.

Beliau juga berpengalaman di bidang keuangan pertambangan, saat menjabat sebagai Associate Director di Bank Macquarie, dengan tanggung jawab melakukan due-diligence teknis, penentuan struktur pembiayaan dan eksekusi pendanaan proyek pertambangan. Beliau adalah Fellow pada Institut Pertambangan dan Metalurgi Australia dan Anggota Institut Ilmuwan Geologi Australia

Peter Kevin Scanlon

Seorang Insinyur Sipil dengan pengalaman konstruksi 28 tahun, bekerja 7 tahun terakhir dengan Merdeka Copper Gold dan 21 tahun sebelumnya dengan Thiess.

Selama masa jabatannya di Merdeka dan Thiess, Peter mengerjakan proyek multi-disciplined yang meliputi Heavy Civil, Mechanical, Process, Oil & Gas, Mining and Estimating, bekerja secara internasional di Australia, Inggris, India, dan 20 tahun di Indonesia.

Beliau secara konsisten mengelola dan mendukung tim proyek, mengembangkan, membimbing, dan mendampingi semua fase proyek untuk penyelesaian proyek yang sukses, membantu memastikan pekerjaan disampaikan sesuai dengan persyaratan untuk keselamatan, lingkungan, kualitas, jadwal, sejalan dengan atau meningkatkan anggaran proyek. Beliau fasih berbahasa Indonesia, memahami budaya dan cara bisnis Asia, dan memiliki rekam jejak yang terbukti dalam banyak proyek jarak jauh yang beragam dan peran manajemen senior.

Pengalaman konstruksi sumber daya meliputi tembaga, emas, perak, nikel, batu bara, minyak & gas.

Beliau mendirikan Tambang Emas Tujuh Bukit Merdeka dari konstruksi grass roots meskipun semua ekspansi hingga hari ini.

Beliau kemudian mendirikan Merdeka Mining Servis (MMS), bisnis konstruksi Merdeka, dengan proyek-proyek yang sedang berlangsung dan ekspansi saat ini sedang berlangsung di Tujuh Bukit Gold, Wetar Copper, Sihayo Gold, Merdeka-Tsingshan Acid Iron Metal Project, Konawe Nickel Project and Pani Gold.

Doug Jones

Dengan lebih dari 30 tahun pengalaman industri pertambangan, Doug Jones telah memegang berbagai peran di bidang operasi dan konsultasi pertambangan terkemuka di Amerika Serikat, Asia (termasuk Indonesia), Amerika Selatan, Meksiko dan Eropa termasuk pengalaman yang luas dalam operasi pertambangan tembaga dan emas termasuk pertambangan permukaan, pertambangan bawah tanah, operasi pabrik dan operasi pelindian.

Belum lama ini, beliau bekerja di Alio Gold dan bertanggung jawab atas penyelesaian proyek dan memulai untuk membawa tambang Florida Canyon ke produksi penuh sebelum menyelesaikan integrasi aset Rye Patch Gold AS dan Alio Gold Mexico setelah merger. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Senior Vice President di Eldorado Gold Corporation, sebuah perusahaan pertambangan emas kelas menengah yang memproduksi 700.000 ounces per tahun dari 7 tambang dengan 5 proyek pengembangan di Turki, China, Yunani, Brasil dan Rumania, VP dan GM Operasi di Kettle River Kinross Gold Corporation USA dan berbagai peran untuk Stillwater Mining Company, Newmont Mining Corporation, Freeport Indonesia dan MolyCorp Unocal Molybdenum.

Beliau lulus dari Colorado School of Mines pada tahun 1981 dengan gelar Bachelor of Science bidang Teknik Pertambangan dan memperoleh graduate course dari Stanford University bidang Corporate Finance for Executives pada tahun 2008.

Boyke Poerbaya Abidin

Warga negara Indonesia, kelahiran 1964. Beliau mengawali karier pada 1985 sebagai konsultan manajemen di bidang keuangan dan sistem akuntansi sebelum beralih ke sektor pertambangan pada 1990 dan berpengalaman di bidang Government Affairs, Community Affairs, Asset Protection, dan Corporate Communications hingga kini. Selain menjabat sebagai Chief External Affairs di PT Merdeka Copper Gold Tbk, beliau turut menjabat di sejumlah anak perusahaan Merdeka, yaitu sebagai Direktur PT Bumi Suksesindo (Tambang Emas Tujuh Bukit), Presiden Direktur PT Puncak Emas Tani Sejahtera dan PT Gorontalo Sejahtera Mining (Proyek Emas Pani), dan Direktur Utama PT Batutua Kharisma Permai dan Direktur PT Batutua Tembaga Raya (Tambang Tembaga Wetar). Beliau meraih gelar Sarjana di bidang Administrasi Niaga dari International University, London, pada 1985.

Eric Rahardja

Warga Negara Indonesia, 39 tahun, profesional dalam keuangan pertambangan dengan pengalaman meliputi audit profesional sebagai Chief Financial Officer (CFO) dari perusahaan besar pertambangan, khususnya pada akuntansi, keuangan, pengembangan bisnis, manajemen risiko, dan proyek infrastruktur. Ia memulai kariernya sebagai auditor di Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono & Rekan (Anggota firma PKF International), lalu di Deloitte Touche Tohmatsu, dan selanjutnya di PT Kaltim Prima Coal di Sangatta, Kalimantan Timur. Sebelum bergabung dengan Merdeka, ia bekerja di Baramulti Group sejak 2011 sebagai Group Finance Controller yang bertanggung jawab untuk proyek IPO dan M&A dan setelah itu sebagai CFO di PT Baramulti Suksessarana Tbk (2012–2019) dan PT Mitrabara Adiperdana Tbk (2020–2021). Ia juga bertanggung jawab untuk proyek infrastruktur Baramulti Coal sebagai Presiden Direktur PT Wahana Bara Sentosa (2019–2021). Ia merupakan lulusan S-1 Jurusan Perdagangan dari The Australian National University, Canberra.

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman web Anda.