Skip links

Sekretaris Perusahaan

Dalam perusahan publik, Sekretaris Perusahaan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga citra Perseroan yang baik melalui pengelolaan program komunikasi yang efektif antara Perseroan dengan para pemangku kepentingan. Sekretaris Perseroan bertanggung jawab langsung kepada Presiden Direktur.

Sekretaris Perusahaan melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:

  1. Memastikan Perseroan mematuhi prinsip-prinsip GCG dan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  2. Menyelenggarakan RUPS Perseroan;
  3. Mengelola informasi yang terkait lingkungan usaha Perseroan dan menjalin hubungan baik dengan regulator dan lembaga penunjang pasar modal;
  4. Mengkoordinasikan dan mengadministrasikan rapat Dewan Komisaris, Direksi, dan Komite Perseroan;
  5. Menjaga komunikasi yang efektif untuk membangun citra perusahaan;
  6. Memfasilitasi hubungan antara Perseroan atau Manajemen dengan pemangku kepentingan; dan
  7. Memberikan informasi kepada pemangku kepentingan mengenai kondisi Perseroan.

Perusahaan telah menunjuk Adi Adriansyah Sjoekri sebagai Sekretaris Perusahaan melalui surat pengangkatan dari Direksi tanggal 7 Februari 2018. Penunjukan Sekretaris Perusahaan sesuai dengan POJK No. 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 pada Sekretaris Perusahaan Perusahaan Publik.

Anggota Sekretaris Perusahaan

Adi Adriansyah Sjoekri
Sekretaris Perusahaan

Adi Adriansyah Sjoekri

Warga negara Indonesia, menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan sejak Februari 2018. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan. Beliau meraih gelar Bachelor of Applied Science di bidang Geologi dari BCAE (Latrobe University), Bendigo, Australia, pada tahun 1987 dan gelar Master of Science dari Colorado School of Mines, Golden, USA, pada tahun 1998. Beliau juga meraih gelar Master of Business Administration dari Monash University, Jakarta, pada tahun 2003.

Beliau memiliki latar belakang di industri pertambangan yang luas dan kuat, baik secara profesional maupun akademis. Beliau memiliki pengalaman profesional di sektor pertambangan lebih dari 26 tahun, bekerja dengan perusahaan pertambangan besar seperti Billiton Group, PT Newmont Nusa Tenggara dan PT Newmont Pacific Nusantara, sebelum menjadi konsultan dan kemudian menjadi Direktur Sumatra Copper & Gold Plc. Beliau adalah anggota Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI), Indonesian Mining Association (IMA), the Australasian Institute of Mining and Metallurgy (AusIMM) dan Forum Reklamasi Hutan pada Lahan Bekas Tambang (FRHLBT).

Laporan Keberlanjutan

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman web Anda.