

Tambang Emas Tujuh Bukit merupakan salah satu tambang emas terbesar di Indonesia yang menggunakan metode pelindian (heap leach) yang efisien. Sebagai aset utama PT Merdeka Copper Gold Tbk, tambang yang dikelola PT Bumi Suksesindo (BSI) ini berperan penting dalam pertumbuhan jangka panjang Grup Merdeka.
Dengan izin operasi dan produksi yang telah dimiliki sejak 2012, tambang di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini mulai beroperasi pada 2016 dan menghasilkan emas perdana pada 2017. Pada tahun yang sama, Tambang Emas Tujuh Bukit ditetapkan sebagai Objek Vital Nasional karena nilai strategis sumber daya mineralnya.
Sejak beroperasi, Tambang Emas Tujuh Bukit terus meningkatkan efisiensi dan produktivitas melalui optimalisasi operasi, pengembangan infrastruktur, dan eksplorasi yang mendukung penambahan sumber daya dan perpanjangan umur tambang.
Seiring dengan upaya tersebut, BSI menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan, termasuk dengan melindungi, meminimalkan, dan memulihkan dampak lingkungan dari kegiatan operasional. Upaya tersebut mencakup sistem daur ulang air tertutup, reklamasi progresif di area tambang, reboisasi daerah aliran sungai di luar tambang, pemantauan rutin keanekaragaman hayati, dan pengujian kualitas udara dan air secara berkala.
Selain melalui pengelolaan lingkungan, BSI juga menunjukkan komitmen keberlanjutannya melalui berbagai program sosial. Sebagai salah satu kontributor pajak terbesar di Banyuwangi, BSI turut mendorong kesejahteraan masyarakat di sekitar tambang melalui program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, serta penyerapan tenaga kerja dengan kesempatan yang setara bagi perempuan. Komitmen tersebut telah mengantarkan BSI meraih berbagai penghargaan di bidang pertambangan berkelanjutan, pengelolaan lingkungan, keselamatan kerja, dan pengembangan masyarakat.


