Skip links

Menuang Emas Perdana, Tambang Emas Pani Resmi Masuk Tahap Produksi

Tambang Emas Pani resmi menuangkan emas perdananya (first gold pour) pada Sabtu, 14 Februari 2026, lebih awal dari target semula pada akhir kuartal I 2026. Momen ini menandai dimulainya produksi emas komersial dan menjadi tonggak penting dalam perjalanan Tambang Emas Pani.

Tambang terbuka di Desa Hulawa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo ini memiliki Cadangan Bijih Emas yang mengandung sekitar 4,8 juta ounces emas, bagian dari Perkiraan Sumber Daya Mineral yang mengandung 7,01 juta ounces emas—menjadikannya sebagai salah satu tambang emas primer paling prospektif di Indonesia.

Sejak PT Merdeka Gold Resources Tbk (MGR) yang mengelola tambang ini melantai di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham EMAS, pengembangan Tambang Emas Pani bergerak cepat. Penambangan pertama (first mining) dilakukan pada 1 Oktober 2025, disusul rampungnya fasilitas Ore Preparation Plant (OPP) dua minggu kemudian.

Pada bulan-bulan berikutnya, proyek ini mencapai sejumlah tahapan penting, yaitu first ore crushing di OPP, first ore stacking di fasilitas heap leach, dan first irrigation yang menandai dimulainya proses pelindian. Larutan kaya logam berharga (pregnant leach solution) yang dihasilkan selanjutnya dialirkan ke pabrik Adsorption, Desorption, and Recovery (ADR) untuk diekstraksi dan dimurnikan hingga menghasilkan emas dalam bentuk doré bullion.

Pada fase awal operasional ini, Tambang Emas Pani menggunakan metode heap leach, dengan target produksi sekitar 110.000–115.000 ounces emas pada tahun pertama, lebih tinggi dari target awal sebesar 80.000 ounces pada 2026.

Saat ini, Tambang Emas Pani juga telah memulai konstruksi fasilitas Carbon-in-Leach (CIL), dengan pekerjaan earthwork yang sudah berjalan sejak awal 2026, lebih cepat dari rencana semula pada 2027. Fasilitas CIL ini akan melengkapi metode pengolahan heap leach, sehingga ke depan Tambang Emas Pani akan mengandalkan dua metode pengolahan secara paralel untuk mengoptimalkan perolehan emas.

Pembangunan fasilitas CIL berkapasitas 12 juta ton bijih per tahun kini ditargetkan selesai pada 2028, lebih cepat dari rencana awal yang dilakukan bertahap hingga 2032. Setelah CIL beroperasi penuh, total produksi emas Tambang Emas Pani akan berasal dari kombinasi pengolahan heap leach dan CIL. Dengan percepatan ini, potensi produksi puncak hingga 500.000 ounces emas per tahun diperkirakan dapat dicapai pada 2029, lebih awal dari proyeksi sebelumnya.

First gold pour ini merupakan milestone penting yang menandai keberhasilan EMAS bertransisi dari tahap pengembangan proyek menuju operasi emas komersial. Pencapaian ini diraih lebih cepat dari jadwal yang sebelumnya kami sampaikan kepada publik, mencerminkan disiplin eksekusi proyek dan kesiapan operasional yang solid,” ujar Boyke Poerbaya Abidin, Presiden Direktur MGR, saat acara prosesi penuangan emas perdana yang juga dihadiri oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Ida Syahidah beserta jajarannya. Boyke menambahkan, beroperasinya Tambang Emas Pani juga menjadi fondasi bagi peningkatan kapasitas produksi ke tahap berikutnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Gusnar Ismail menegaskan keyakinannya akan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Gorontalo dengan adanya industri pertambangan. “Saya optimis dengan industri pertambangan, pertumbuhan ekonomi provinsi bisa mencapai 6 persen lebih asal dikelola dengan baik,” ujar Gusnar sembari menambahkan bahwa saat ini pertumbuhan ekonomi mencapai 5,71 persen. Dengan pertumbuhan ekonomi yang baik, harapannya angka kemisikinan di provinsi Gorontalo juga akan turun.

“Selain memperkuat portofolio emas Grup Merdeka, Tambang Emas Pani juga memberikan kontribusi nyata bagi produksi emas Indonesia serta pembangunan ekonomi Gorontalo melalui penciptaan lapangan kerja dan program pemberdayaan masyarakat,” tambah Boyke. “Seluruh kegiatan operasi kami dijalankan dengan mengedepankan prinsip-prinsip Good Mining Practices serta standar lingkungan, sosial, dan tata kelola yang tinggi.”

*

Emas dan perak dalam bentuk doré bullion.
Tarian daerah menyambut para pemuka agama Pohuwato, serta Gubernur Provinsi Gorontalo Gusnal Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie.

Perayaan penuangan pertama emas di Tambang Emas Pani pada 14 Februari 2026.

Foto utama: proses pembentukan emas dan perak dalam bentuk doré bullion.

By using our website, you hereby consent to our Disclaimer and agree to all of its terms.