Skip links
Dari area helipad Kamp Baganite, Simon J. Milroy, Wakil Presiden Direktur dan CEO Merdeka, melihat semua sarana prasarana kamp yang akan menjadi basis kerja sementara tim eksplorasi. [FOTO: PETS]

Proyek Emas Pani Mulai Berseri

Proyek Emas Tani tancap gas awal tahun ini. Proyek ini akan menumbuhkan industri-industri lain di Pohuwato dan memberikan banyak kesempatan kerja bagi warga setempat.

 Puluhan anak muda berseragam hitam putih berbaris di halaman. Di depan mereka, berdiri lelaki berseragam biru kuning sedang memberikan pengarahan, sesekali nadanya lantang memanggil nama atau meminta mereka melakukan sesuatu. Tak jauh dari mereka, terlihat sejumlah personel berseragam biru kuning keluar-masuk kantor. Sebagian tampak terburu-buru sehingga langsung masuk ke mobil kabin ganda dan pergi meninggalkan kantor.

Pemandangan tersebut jamak ditemui di kantor perwakilan PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) di Marisa, ibu kota Kabupaten Pohuwato, pada hari-hari belakangan ini. Pemandangan ini berbeda dari bulan-bulan sebelumnya ketika kantor terlihat tenang, halaman sepi, sementara pagar besinya yang berukuran dua kali empat meter lebih banyak tertutup.

Hari-hari itu PETS memerlukan sekitar 150 karyawan baru yang perekrutannya akan mengutamakan warga setempat. Sebabnya adalah kabar baik yang baru-baru ini memberi napas baru bagi Proyek Emas Pani.


PETS adalah perusahaan yang dibentuk oleh PT Merdeka Copper Gold bersama KUD Dharma Tani (yang anggotanya semula adalah para penambang tradisional) untuk menggarap Proyek Pani Besar di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Lokasi proyek berjarak sekitar 29 km dari Marisa, dan empat jam perjalanan darat dari Kota Gorontalo, ibu kota Provinsi Gorontalo. PETS adalah pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi sesuai dengan Keputusan Gubernur Gorontalo Nomor 351/17/IX/2015.

Sekalipun sudah berdiri beberapa lama, PETS tidak bisa bergegas melangkah karena ada kendala serius. Di lokasi yang bersisian, ada Kontrak Karya Proyek Pani (KK Pani) yang dimiliki oleh PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) yang sahamnya antara lain dimiliki oleh PT J Resources Nusantara (JRN), anak perusahaan PT J Resources Asia Pasifik (PSAB).

Semula, ada kesepakatan antara PETS dan GSM dalam penggarapan IUP Pani dan KK Pani di kawasan yang berbatasan agar saling menguntungkan. Eksplorasi deposit emas di wilayah GSM telah dilakukan sejak 2011 dan berakhir pada 2018. Sementara, di wilayah PETS, pengeboran eksplorasi dilakukan pada 2012 dan 2013. Untuk daerah perbatasan antara daerah deposit GSM dan PETS, belum ada pengeboran sama sekali. Tapi, Merdeka yakin bahwa mineralisasi batuan terus berlanjut di daerah antara itu. Dengan kata lain, ada cadangan emas yang cukup besar di sana. Sayangnya, selama beberapa tahun terakhir, kesepakatan PETS dan GSM jalan di tempat.

Setelah melalui serangkaian upaya mencapai kata sepakat, situasi berubah. Pada akhir 2021, PSAB menjual seluruh saham milik anak usahanya, JRN, di GSM pada PT Andalan Bersama Investama (ABI). Total nilai transaksinya Rp2,13 triliun atau setara dengan 150 juta dolar AS. Penjualan ini menjadi penting karena Merdeka sudah menginvestasikan 80,16 juta dolar AS untuk 50,1% kepemilikan di ABI pada kisaran waktu yang berdekatan.


Dengan investasi di ABI, Merdeka akan memperoleh mayoritas saham di Proyek Emas Pani melalui kepemilikan saham di PT Pani Bersama Jaya (PBJ) sebanyak 66,7% dan GSM sebanyak 50,1%. PBJ adalah induk PETS dan PT Pani Bersama Tambang (PBT).

Selanjutnya, IUP Pani dan KK Pani akan digabung menjadi Proyek Emas Pani. Potensi cadangan keseluruhan sumber daya untuk Proyek Emas Pani akan lebih besar daripada kemungkinan cadangan jika proyek tersebut dikembangkan secara terpisah. Penggabungan kedua proyek diharapkan dapat mengoptimalkan pengembangan sumber daya gabungan, yang akan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan dengan bijih yang diproses melalui satu pabrik proses yang lebih besar.

“Penggabungan IUP Pani dan KK Pani menjadi Proyek Emas Pani yang lebih besar dan memungkinkan Merdeka untuk memanfaatkan sumber daya di Gunung Pani secara optimal,” kata Albert Saputro, Presiden Direktur Merdeka. Menurut Albert, saat ini kandungan sumber daya mineral di Pani yang dihitung hanyalah emas. Jika ada tembaga dan kandungan mineral lainnya, itu sekunder. “Pani is going to be huge,” lanjut Albert. “Proyek Emas Pani diperkirakan dapat menghasilkan 250.000 ounces emas per tahun selama 15 tahun.” Dengan kata lain, proyek ini akan menjadi tambang emas primer terbesar di Asia Pasifik. Karena itulah Proyek Emas Pani sangat berarti untuk mendorong pertumbuhan dan keberlangsungan Merdeka.

Simon Milroy, Wakil Presiden Direktur dan CEO Merdeka, menyebutkan optimisme yang senada. “Dengan Proyek Emas Pani di bawah kendali Merdeka, kami berencana mempercepat pengembangan proyek. Proyek ini akan menjadi tambang emas berumur panjang dan berbiaya rendah,” ujar Milroy. Ia tak menutupi rasa kagumnya saat melihat langsung semua sarana-prasarana yang melebihi harapannya di Pani Base Camp dan Pioneer Camp di site GSM maupun Baganite Camp di site. Ia juga menyempatkan memeriksa area bakal lokasi fasilitas penunjang penambangan seperti ore processing plant, dan Pelabuhan Bubulan di Kecamatan Paguat yang akan menjadi alternatif titik pengiriman logistik dan material perusahaan selain Pelabuhan Kota Gorontalo. “Saya akan upayakan sering berkunjung sehingga bisa mengikuti tahapan perkembangan proyek, dari awal hingga beroperasi kelak,” kata Milroy.

Saat berkunjung ke Pani dalam kesempatan berbeda, Albert Saputro berkesempatan menjelaskan bisnis Merdeka serta prospeknya kepada para karyawan di sana. Menurutnya, Pani akan beroperasi panjang, dari 20 sampai 30 tahun. Oleh karenanya, ia mengajak semua yang terlibat di proyek mengawal agar bisa menjadi berkah bagi semua pemangku kepentingan, tidak hanya para pemegang saham. Ia menyebutkan bahwa saat ini masih ada beberapa urusan legal dan administrasi sehubungan dengan akuisisi ABI dan GSM. Setelah itu, akan ada perjanjian kerja sama antara GSM dan PBJ karena bagaimanapun keduanya entitas yang terpisah. “Banyak klausul yang perlu disepakati bersama agar bisnis ke depan bisa berjalan mulus,” kata Albert.

Usai secara resmi menjadi bagian dari grup Merdeka, para karyawan GSM mengikuti ramah-tamah dengan direksi PT Merdeka Copper Gold Tbk: Albert Saputro, Titien Supeno, dan Boyke P. Abidin. [FOTO-FOTO: PETS]
Dengan langkah besarnya pada akhir 2021, Merdeka sekarang memiliki tiga perusahaan yang beroperasi di Pani: PETS, GSM, dan PBT. Merdeka juga sudah menyusun rencana strategis untuk mengembangkan tambang Pani. Apa saja itu? Pertama, melakukan pengeboran eksplorasi di daerah perbatasan (gap) antara deposit GSM dan PETS; dari pengeboran ini diharapkan ada informasi mengenai penambahan jumlah cadangan yang cukup signifikan.

Kedua, melakukan pengeboran ulang dengan jarak lebih rapat untuk daerah deposit PETS karena pengeboran sebelumnya masih dianggap belum memadai dan dilakukan sekitar 10 tahun yang lalu; langkah ini juga diharapkan bisa meningkatkan kepastian jumlah cadangan dan kemungkinan besar juga tentang kenaikan jumlah cadangan. “Kami akan bekerja sebaik mungkin demi mendapatkan data seakurat mungkin, dan melakukan perencanaan sematang dan sekomprehensif mungkin,” kata Albert.

Ketiga, menyusun laporan estimasi sumber daya mineral berdasarkan hasil pengeboran eksplorasi di wilayah perbatasan dan IUP PETS.

Keempat, memulai persiapan untuk melakukan proses penambangan dari wilayah deposit GSM, yang sudah ada dalam jumlah sangat memadai untuk pengeboran eksplorasi dan berbagai kajian (metalurgi, geoteknik, hidrologi, lingkungan, metode penambangan, dan sebagainya), pula studi kelayakan yang detail dan lengkap pada 2013 dan 2019.  Memang diperlukan beberapa studi lanjutan dan penyesuaian perizinan sebelum kegiatan konstruksi bisa dilaksanakan dan Proyek Emas Pani bisa mulai beroperasi pada 2025.

Kelima, seiring dengan hasil eksplorasi lanjutan di daerah perbekspansi penambangan ke daerah deposit di perbatasan dan PETS.

Manajer Explorasi MMS Budi Budiman (kedua dari kiri) menjelaskan rencana drilling yang akan dimulai dari area GSM hingga area PETS. Budiman juga menjelaskan rencana area pit, ore processing plant, serta fasilitas penunjang operasi penambangan lainnya. [FOTO: PETS]
Albert Saputro menyatakan bahwa mulai bergeraknya Proyek Emas Pani adalah kabar baik bagi Kabupaten Pohuwato sebagai wilayah operasi tambang. Ia menyebutkan bahwa rekam jejak Merdeka melalui operasi tambang Tujuh Bukit yang dijalankan PT Bumi Suksesindo di Banyuwangi sudah membuktikan bahwa pertambangan yang bertanggung jawab dapat berjalan beriringan dengan manfaat ekonomi, sosial, dan budaya yang diterima masyarakat, sekaligus pelestarian lingkungan.

Dari segi ekonomi, kontribusi BSI terhadap pajak di Banyuwangi sangat besar, mencapai lebih dari 60 persen. Di Tujuh Bukit, sudah dilakukan reklamasi lebih dari 34,9 hektare lahan yang selesai ditambang. Di Banyuwangi pula dilakukan cara-cara yang aman dengan standar tinggi untuk mengekstraksi logam mulia yang tidak menyisakan limbah proses.

“Kami menjaga lingkungan dan mendukung kemajuan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat di setiap wilayah operasi kami. Itu pula yang akan Merdeka lakukan di Proyek Emas Pani. Jika tambang emas Pani mulai beroperasi, pendapatan Pohuwato jelas akan meningkat secara signifikan, dan perekonomian akan tumbuh semakin laju,” kata Albert.


Kegiatan awal Proyek Emas Pani yang akan segera dilakukan adalah pengeboran untuk memperoleh data penambahan cadangan ore. Tak kurang dari 200 titik akan dibor pada 2022 ini. Proyek Emas Pani sudah merencanakan perekrutan sekitar 250 karyawan baru sehingga jumlah total yang bekerja di sana mencapai 300 orang. Dari jumlah ini, diharapkan mayoritas akan berasal dari warga setempat.

Merdeka juga berkomitmen untuk mendidik putra-putri terbaik Gorontalo sehingga ke depan mereka bisa menduduki posisi-posisi teknis yang pada awal kegiatan masih dipegang oleh tenaga kerja dari daerah lain.

Berkenaan dengan kekaryawanan, Direktur HR Merdeka Titien Supeno menegaskan pentingnya karyawan yang saat ini sudah bekerja ataupun yang akan direkrut nantinya menerapkan nilai-nilai GREATNESS ke dalam perilaku sehari-hari. “Pertumbuhan hanya bisa dicapai jika kita saling menghormati, bekerja secara akuntabel, menciptakan hasil-hasil yang unggul, dengan menempatkan keselamatan di atas segalanya,” ujarnya. Titien juga mengajak semua karyawan untuk menjadikan pekerjaan sebagai mahakarya, bukan sekadar prakarya.

Dengan meningkatnya aktivitas perusahaan, kebutuhan belanja barang dan jasa di pasar lokal pun akan bertambah. Bertambahnya belanja secara signifikan akan meningkatkan perputaran uang yang pada gilirannya mendongkrak multiflyer effect keberadaan perusahaan. Keberadaan Proyek Emas Pani akan menumbuhkan industri lain di wilayah Pohuwato. Bertumbuhnya industri-industri tersebut sudah barang tentu akan memberikan kesempatan terserapnya tenaga kerja baru.

Saat ini, Merdeka melalui tiga anak usahanya juga sudah merancang beberapa program pemberdayaan masyarakat. Merdeka sangat berharap bahwa dengan tumbuhnya sektor-sektor penghidupan di luar sektor tambang, masyarakat punya makin banyak pilihan untuk meningkatkan taraf hidup mereka.

“Kami ingin tumbuh bersama masyarakat Pohuwato, dan pertumbuhan ini wajib sejalan dengan kearifan nilai dan budaya setempat,” kata Albert.

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman web Anda.